Mardinding Darurat Judi? Warga Resah Tembak Ikan Subur dan Terkesan Kebal Hukum

Mardinding Darurat Judi? Warga Resah Tembak Ikan Subur dan Terkesan Kebal Hukum
SHARES

Karo (Mardinding), 24HOURS.id – Kepemimpinan AKP. A. Nainggolan kini menjadi sorotan tajam setelah maraknya praktik perjudian mesin slot tembak ikan di wilayah Polsek Mardinding jajaran Polres Tanah Karo. Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas ilegal ini tumbuh subur, namun aparat kepolisian setempat terkesan tutup mata.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Mardingding, AKP. A. Nainggolan memilih Bungkam. Sikap ini menimbulkan dugaan kuat bahwa dirinya mengetahui, bahkan diduga melindungi praktik perjudian slot tembak ikan tersebut, Kamis (13/11/2025).

Perjudian mesin slot tembak ikan yang bebas beroperasi dengan omzet puluhan juta perhari tepat berada dijalan Rakutta Brahmana, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo sudah lama beroperasi sehingga menimbulkan keresahan bagi kaum ibu rumah tangga.

Diduga bisnis haram ini sengaja dipelihara oleh Kapolsek Mardingding, dan jajaranya sehingga pengelola merasa kebal hukum tidak takut akan digrebek disamping informasi dari sumber bahwa pengelola tiap bulanya menyetor uang stabil puluhan juta rupiah.

“Perjudian mesin slot tembak ikan di sini sudah lama beroperasi, bahkan para pemain secara terang terangan mainnya. Kebal hukum mesin judi di sini bang, karena isunya diduga dibekingi oleh Polsek Mardingding” ucapnya.

Disamping berpengaruh pada perekonomian keluarga, aktivitas perjudian ini semakin meresahkan karena menjadi lapak peredaran narkoba.

Warga mendesak Polda Sumatera Utara, Polres Tanah Karo untuk bertindak tegas, menangkap big bos dan para pemain, serta menutup lokasi perjudian secara permaen.

“Kami masyarakat meminta Polisi bertindak tegas untuk menutup dan menindak para pelaku, serta menyita mesin-mesin judi tembak ikan sebagai barang bukti, karena aktivitas yang meresahkan dan sebagai penyakit masyarakat yang dapat merusak moral anak bangsa” ujar seorang warga.

Redaksi 24hours.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *