Galian C di Jalan Sari Madu Kembali Tuai Sorotan Warga

Kampar – Aktivitas galian C di Jalan Sari Madu, Kecamatan Siak Hulu, kembali menuai perhatian publik setelah sempat berhenti beberapa waktu lalu. Kini, kegiatan tersebut kembali berjalan dan menimbulkan keresahan warga sekitar.
Sejumlah warga mengeluhkan dampak dari aktivitas galian C yang dianggap merusak lingkungan sekaligus membahayakan keselamatan. Jalan umum di sekitar lokasi rusak parah akibat lalu lintas truk pengangkut material tambang. Selain itu, debu tebal dan genangan lumpur turut mengganggu kenyamanan masyarakat.
“Kami tidak ingin jalan kami rusak dan lingkungan kami tercemar,” ungkap salah seorang warga.
Dampak Aktivitas Galian C
• Kerusakan jalan yang membahayakan pengguna kendaraan.
• Polusi lingkungan, berupa debu dan lumpur.
• Keresahan masyarakat terkait keselamatan dan kesehatan.
Desakan kepada Pemerintah
Warga berharap pemerintah daerah turun tangan lebih tegas dalam menangani masalah ini. Mereka mendesak agar aktivitas galian C tanpa izin segera ditertibkan.
Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No. 96 Tahun 2021, pengangkutan hasil tambang wajib menggunakan jalan khusus pertambangan, bukan jalan umum. Aturan ini diharapkan ditegakkan demi melindungi kepentingan masyarakat dan menjaga kondisi lingkungan.
Jika tidak ada tindakan nyata, warga khawatir dampak negatif galian C semakin meluas dan membahayakan kehidupan mereka sehari-hari.
Penulis: Abe Korlip
Sumber: jatanras news.com
Tanggal: 1 September 2025







