Feri Candra Gerak Cepat Lawan Banjir: Parit Harus Bersih Sebelum Air Naik!

Medan,24Hours.id | Setiap musim hujan, genangan air menjadi tamu tak diundang bagi warga Kota Medan. Bukan hanya mengganggu, tapi juga membawa ancaman penyakit yang tak main-main. Feri Candra, Wakil Sekretaris TKN Kompas Nusantara Bidang Pengembangan DPP, tak tinggal diam. Ia langsung turun ke lapangan dan menggagas aksi gotong royong massal di kawasan rawan banjir.
Aksi itu akan digelar pada Minggu pagi, 13 Juli 2025, di Jalan Bromo, Gang Bunda 1, Lingkungan XX, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai. Fokusnya jelas: membersihkan parit-parit yang sudah lama tersumbat dan tak lagi mengalir.
“Jangan tunggu rumah terendam baru sibuk teriak! Kalau kita peduli, kita gerak sekarang. Lingkungan ini tanggung jawab kita semua,” ujar Feri Candra dengan nada tegas saat meninjau lokasi, Senin (8/7/2025).
Feri menyebut, penyebab utama banjir bukan hanya curah hujan tinggi, tapi rendahnya kesadaran warga menjaga kebersihan lingkungan.
“Parit mampet itu bukan cuma soal air tergenang. Itu sarang penyakit! Anak-anak jadi korban. Kita gak bisa anggap sepele,” katanya lagi.
Ia menekankan pentingnya menjadikan gotong royong sebagai budaya hidup, bukan hanya reaksi sesaat ketika bencana sudah terjadi.
“Kepling tidak bisa bekerja sendiri. Warga harus turun. Parit di depan rumah itu bukan milik pemerintah, itu milik kita juga. Stop buang sampah sembarangan! Itu akar masalahnya,” tegasnya.
Feri juga memberi perhatian khusus pada tiga Kepala Lingkungan: Kepling Jalan Bromo, Kepling Gang Bunda 1, dan Kepling Rico.
“Saya tahu Kepling Rico aktif. Ini saatnya semua bergerak bersama. Kita lawan banjir bukan pakai wacana, tapi aksi nyata!” ujarnya penuh semangat.
Sambutan warga pun positif. Mar, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Gang Bunda 1, mengeluhkan kondisi parit yang sudah lama tak berfungsi.
“Hujan sebentar aja air udah masuk rumah. Kalau hujan lama, bisa habis semua barang-barang,” tuturnya.
Sementara itu, Kepling Rico menyatakan kesiapannya memimpin gerakan ini.
“Kita sudah mulai sosialisasi ke warga. Fokus kita jelas: bersihkan titik-titik rawan banjir. Semangat Pak Feri luar biasa, dan kita dukung penuh,” katanya.
Tak hanya warga dan kepling, Feri juga mendesak Lurah Kelurahan Binjai dan Camat Medan Denai agar turun langsung ke lapangan.
“Bukan saatnya duduk di balik meja. Ini waktunya kita semua bergerak. Jangan tunggu laporan. Tunjukkan kepedulian dari tingkat atas sampai bawah!” seru Feri.
Ia pun menutup dengan ajakan keras namun menyentuh:
“Gotong royong itu kekuatan kita. Jangan wariskan banjir dan sampah ke anak cucu. Kalau kita bersatu, banjir bisa kita kalahkan!” pungkasnya.
(Irena Sinaga)







