Polres Metro Bekasi Sikat Habis Jaringan Scamming: Markas Digerebek, 27 WNA China Jadi Tersangka

Polres Metro Bekasi Sikat Habis Jaringan Scamming: Markas Digerebek, 27 WNA China Jadi Tersangka
SHARES

BEKASI, 24HOURS.id — Polres Metro Bekasi kembali menorehkan prestasi dengan berhasil mengungkap jaringan scamming internasional yang beroperasi di wilayahnya. Dari penggerebekan yang dilakukan, sebanyak 27 Warga Negara Asing (WNA) asal China ditangkap di sebuah rumah yang dijadikan markas untuk menjalankan aksi kejahatan siber tersebut.

Dalam pengungkapan itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti mulai dari perangkat komputer, ponsel, kartu SIM, hingga atribut menyerupai seragam aparat yang diduga digunakan untuk memperdaya korban.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Agta Bhuana Putra, menjelaskan bahwa jaringan ini beroperasi dengan modus social engineering, menipu korban melalui panggilan dan pesan daring yang diarahkan untuk melakukan transfer dana ke rekening yang telah disiapkan para pelaku.

“Hasil kejahatan mereka langsung dikonversikan menjadi aset digital dengan tujuan menghilangkan jejak. Dengan menggunakan kripto dan berbagai platform digital, para pelaku berupaya agar hasil kejahatan sulit ditelusuri,” ujar AKBP Agta.

Ia menambahkan bahwa para pelaku diketahui bekerja secara terorganisir, saling berbagi peran, mulai dari perekrut, operator komunikasi, hingga pengelola transaksi keuangan digital.

Pengungkapan ini sekaligus memutus mata rantai aktivitas kejahatan lintas negara yang telah meresahkan masyarakat. Polres Metro Bekasi kini berkoordinasi dengan pihak imigrasi dan kedutaan besar untuk proses lanjutan terhadap para WNA tersebut, termasuk pendalaman peran masing-masing dalam jaringan ini.

Polisi menegaskan akan terus memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap berbagai bentuk kejahatan siber yang memanfaatkan teknologi modern, mengingat maraknya pola penipuan berbasis daring yang menyasar korban di Indonesia.

Dengan terbongkarnya jaringan ini, Polres Metro Bekasi berharap masyarakat semakin waspada dan tidak mudah memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal.

Redaksi 24hours.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *